telegram-whatsapp

Telegram vs WhatsApp Mana Yang Lebih Aman?

Sebenarnya sudah lama saya ingin membuat posting ini, tepatnya setelah saya melihat salah satu blog membuat suatu posting mengenai sistem keamanan Telegram dan membandingkannya dengan WhatsApp. Yang pada posting tersebut menunjukan bahwa secara sistem keamanan, WhatsApp jauh lebih unggul karena menggunakan sistem End-to-End Enkripsi secara default (bawaan) kepada seluruh pesannya serta tidak di simpan dalam server WhatsApp, baik personal maupun group. Sedangkan Telegram tidak menerapkan sistem seperti itu, dimana hampir seluruh chat user (baik personal maupun group) disimpan di dalam cloud server milik Telegram, sedangkan khusus untuk secret chat tidak disimpan dalam cloud server Telegram.

Tidak hanya berhenti pada posting blog tersebut, saya pun juga mendapatkan beberapa pertanyaan serupa dari teman – teman saya, mengenai mana sebenarnya yang lebih aman, apakah Telegram atau WhatsApp, karena memang kedua aplikasi tersebut cukup banyak penggunanya di dalam lingkaran pertemanan saya, meskipun terdapat aplikasi messenger selainnya seperti Line, Signal, ataupun Facebook Messenger, namun pertarungan sengit antara Telegram dan WhatsApp ini cukup menjadi hal menarik untuk saya coba telusuri lebih mendalam, khususnya pada aspek keamanan pesan.

Kemudian sekitar pertengahan bulan Agustus 2017 ini, saya pun mendapati sebuah blog yang di tulis oleh pendiri Telegram yaitu Pavel Durov. Dimana pada posting tersebut Pavel Durov, membuat tulisan mengenai “Why Isn’t Telegram End-to-End Encrypted by Default?” atau kalau kita terjemahkan kedalam bahasa Indonesia menjadi “Mengapa Telegram Tidak Menggunakan Enkripsi End-to-End Secara Bawaan?”. Dalam tulisan tersebut Pavel Durov menunjukan bahwa posting – posting yang menunjukan WhatsApp jauh lebih unggul dalam aspek keamanan daripada Telegram adalah sebuah sebuah usaha pemasaran dari WhatsApp dan Facebook untuk dapat memenangkan persaingan aplikasi messenger. Namun apakah benar itu semua hanya usaha pemasaran WhatsApp dan Facebook saja? Ataukah memang sistem WhatsApp jauh lebih baik daripada Telegram ?

Berikut ini akan saya akan tunjukan 2 poin penting yang menjadi sorotan saya pribadi dari posting yang dibuat oleh Pavel Durov tersebut:

  1. Semua Aplikasi Pesan (Messenger) Pasti Membutuhkan Backup (Cadangan Pesan)
    • Hampir semua aplikasi messenger seperti Telegram dan WhatsApp pasti memiliki suatu sistem untuk melakukan backup data pesan milik pengguna. Hal ini dikarenakan sistem backup data pesan ini merupakan hal yang sangat dibutuhkan pengguna. Bagaimana tidak? Setiap pengguna pasti membutuhkan adanya rasa aman terhadap pesan – pesan yang mereka miliki, semisal terjadi hal – hal yang tidak diinginkan seperti kehilangan telepon ataupun mengganti device nya (ganti handphone).
    • Jika tidak ada sistem cadangan data seperti ini, maka dapat dipastikan seluruh history chat akan hilang apabila pengguna kehilangan ataupun mengganti handphonenya, yang padahal dalam history chat tersebut mungkin terdapat informasi – informasi penting seperti alamat, catatan penting, pesan – pesan dari doi (eaa :D), dsb. Sehingga setiap aplikasi messenger seharusnya memberikan fitur cadangan pesan seperti ini, karena memang merupakan kebutuhan yang dibutuhkan oleh pengguna aplikasi messenger.
    • Bagaimana jika aplikasi messenger tidak memberikan fitur seperti ini? Ya betul, sebenarnya ada aplikasi – aplikasi messenger yang tidak memberikan fitur cadangan pesan seperti ini karena alasan keamanan, seperti Wickr, Signal, dan Confide. Namun apakah kalian pernah mendengar aplikasi messenger yang saya sebutkan tersebut? Saya yakin mayoritas pengguna smartphone tidak mengetahui aplikasi messenger tersebut, karena memang bukanlah aplikasi messenger yang populer. Mereka tidak populer bukan karena aplikasi mereka tidak aman, tapi karena aplikasi messenger tersebut kurang menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna smartphone. Bagaimana mau digunakan oleh pengguna smartphone apabila tidak memenuhi kebutuhan pengguna smartphone itu sendiri?
    • Lalu apakah WhatsApp menggunakan sistem cadangan pesan tersebut? Pastinya!  Sistem cadangan pesan WhatsApp ini bisa kita temukan pada pengaturan WhatsApp, dimana kita bisa membuat cadangan pesan atau backup pesan kita secara local (simpan di dalam handphone) ataupun disimpan pada Google Drive milik Google.
  2. Cara Telegram Dalam Mengamankan Pesan Pengguna
    • Dalam mengamankan pesan penggunanya,Telegram lebih memilih untuk mengambil jalan tengah, yaitu dengan 2 tipe chat yang ada pada Telegram. Pertama, Telegram memiliki sistem cloud yang membuat chat atau pesan pengguna akan secara otomatis tersimpan dalam server miliki Telegram, sehingga pengguna dapat berganti – ganti device tanpa perlu melakukan backup data secara manual, yang bahkan dapat menggunakan Telegram dalam beberapa device sekaligus (Telegram Android, Desktop, Browser, dsb). Kedua, Telegram memiliki sistem secret chat seperti halnya aplikasi messenger Wickr, Signal, dan Confide yang tidak menyimpan data pesan pada sever, bahkan kita dapat mengatur kapan pesan tersebut akan hilang / hancur / lenyap. Sehingga sebenarnya secara kebutuhan pengguna, Telegram telah memenuhi seluruh kebutuhan tersebut, mulai dari pencadangan pesan dan juga sistem pesan End-to-End Encypted.
    • Telegram-Encryption
      Telegram-Encryption
    • Lalu apakah cloud chat miliki Telegram aman? Menurut Pavel Durov, Cloud Chat tersebut sebenarnya juga di Enkripsi dengan cara yang sama (seperti secret chat), namun memiliki fitur tambahan yaitu sudah built-in dengan pencadangan cloud secara ototmatis. Bahkan secara lalu lintas trafic pun dibuat campur antara cloud chat dan juga secret chat, hanya saja untuk cloud chat, server Telegram memiliki kunci enkripsinya.
    • Berbeda dengan WhatsApp, Telegram tidak memberikan data pengguna kepada pihak ketiga melalui pencadangan data pesan. Jika WhatsApp memberikan sistem pencadangan data menggunakan Google Drive (pihak ketiga) milik Google, Telegram justru lebih memilih untuk menggunakan server mereka sendiri untuk meyimpan data – data pengguna tersebut. Apakah server Telegram aman? Menurut Pavel Durov, sampai saat ini Telegram belum pernah memberikan data pribadi pengguna kepada pihak ketiga (seperti pemerintah, perusahaan, dsb). Untuk melindungi data yang tidak tercakup dalam enkripsi end-to-end (secret chat), Telegram menggunakan infrastruktur terdistribusi. Data Cloud Chat disimpan di beberapa pusat data di seluruh dunia yang dikendalikan oleh badan hukum yang berbeda yang tersebar di berbagai yurisdiksi. Kunci dekripsi yang relevan dipecah menjadi beberapa bagian dan tidak pernah disimpan di tempat yang sama dengan data yang mereka lindungi. Artinya, untuk memaksa Telegram menyerahkan data apapun kepada pihak ketiga membutuhkan surat perintah pengadilan dari beberapa yuridiksi tersebut.

Sehingga mana yang lebih baik? Telegram ataukah WhatsApp? Mungkin kalian bisa menilainya sendiri. Namun menurut saya pribadi, tidak ada yang aman sebenarnya bila kita berbicara mengenai internet dan dunia maya. Setiap sistem pastinya memiliki celah masing – masing karena memang ilmu pengetahuan dalam bidang IT seperti ini selalu berkembang, bisa saja sistem yang ada sekarang sudah aman, namun belum tentu di masa depan. Untuk pilihan antara Telegram dan WhatsApp, saya sendiri lebih prefer untuk menggunakan keduanya (loh??). Pertama, menggunakan WhatsApp namun tidak menggunakan fasilitas cloud backup ke Google Drive. Kedua, menggunakan Telegram dengan seluruh fasilitas yang tidak dimiliki oleh WhatsApp seperti login multi device, sticker, bot, channel, dsb. Bagaimana dengan kalian?

Published by

Ridho Muhammad

I am 🐟 Pescetarian, I am 💻 Techno-enthusiast, I am 🎬 Cinephilia, and I am 🎧 Audiophile too.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.